Kanker serviks merupakan keganasan yang berasal dari seviks. Penyebab kanker serviks diketahui adalah cairan HPV (Human Papiloma Virus). Pap smear merupakan suatu metode untuk pemeriksaan sel cairan dinding leher rahim dengan mengunakan mikroskop, yang dilakukan secara cepat, tidak sakit, dan dengan biaya yang relatif terjangkau serta hasil yang akurat Penelitian ini berlujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang pap smear dengan perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian survei analitik. Pendekatan yang digunakan dalam rancangan penelitian ini adalah cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali berjumlah 143 Responde. Sampel dihitung dengan rumus slovin sejumlah 59, teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisis bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian pengetahuan tentang pap smear menunjukkan mayoritas memiliki pengetahuan baik yaitu 28 responden (47,5%) dan minoritas dengan pengetahuan kurang sejumlah 12 responden (20,3%). Perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS mayoritas dalam kategori tidak melakukan yaitu 47 responden (79,7%), dan sisanya 12 responden (20,3%) dalam kategori melakukan. Ada hubungan pengetahuan tentang pap smear dengan perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali (p-value 0,020 <0,05). Ada hubungan pengetahuan tentang pap smear dengan perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali
Copyrights © 2026