Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG NUTRISI DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI KELAS VII DI SMP N 3 BOYOLALI Hartanti, Ani; Harwati, Rina; Arswinda, Arswinda
Jurnal Cakrawala Keperawatan Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024
Publisher : STIKES Estu Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jck.v1i02.766

Abstract

Latar Belakang : Masalah gizi yang dialami remaja di Indonesia terdapat 3 masalah yaitu kekurangan gizi yang menyebabkan stunting, kurang gizi mikro yang menyebabkan anemia dan kelebihan berat badan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menunjukan bahwa 25,7% remaja usia 13-15 tahun dan 26,9 % remaja usia 16-18 tahun dengan status gizi pendek dan sangat pendek, 8,7% remaja usia 13-15 tahun dan 8,1% remaja usia 16-18 tahun dengan kondisi kurus dan sangat kurus dan 16,0% pada remaja usia 13-15 tahun dan 13,5% pada remaja usia 16-18 tahun dalam keadaan berat badan lebih. Dampak kurang nutrisi bisa menyebabkan kematian akibat kesehatan yang buruk Tujuan : Untuk Mengetahui hubungan pengetahuan tentang nutrisi dengan status gizi pada remaja putri kelas VII di SMP N 3 Boyolali. Metode : Merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas VII di SMP N 3 Boyolali sebanyak 130 siswi. Jumlah sample sebanyak 99 responden yang diambil dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, timbangan dan statur meter. Data yang diperoleh dianalisa dengan uji Chi Square. Hasil : Hasil uji Fisher Exact menunjukkan p value 0,044>0,05 artinya ada hubungan pengetahuan tentang nutrisi dengan status gizi pada remaja putri kelas VII Di SMP N 3 Boyolali Simpulan : Ada hubungan pengetahuan tentang nutrisi dengan status gizi pada remaja putri kelas VII di SMP N 3 Boyolali. Saran : Diharapkan adanya peran orang tua di rumah dan guru disekolah untuk memantau pola makan anak remaja untuk mencegah status gizi yang tidak normal.
PENGETAHUAN TENTANG PAP SMEAR DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN PAP SMEAR PADA PUS DI DESA POTRONAYAN KECAMATAN NOGOSARI KABUPATEN BOYOLALI Cahyarini, Luluk Lusiati; Hartanti, Ani; Eka Rini, Sri Madya Bakti; Harwati, Rina
Jurnal Cakrawala Keperawatan Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol.03 No.01 Januari 2026
Publisher : STIKES Estu Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jck.v3i01.983

Abstract

Kanker serviks merupakan keganasan yang berasal dari seviks. Penyebab kanker serviks diketahui adalah cairan HPV (Human Papiloma Virus). Pap smear merupakan suatu metode untuk pemeriksaan sel cairan dinding leher rahim dengan mengunakan mikroskop, yang dilakukan secara cepat, tidak sakit, dan dengan biaya yang relatif terjangkau serta hasil yang akurat Penelitian ini berlujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang pap smear dengan perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian survei analitik. Pendekatan yang digunakan dalam rancangan penelitian ini adalah cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali berjumlah 143 Responde. Sampel dihitung dengan rumus slovin sejumlah 59, teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisis bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian pengetahuan tentang pap smear menunjukkan mayoritas memiliki pengetahuan baik yaitu 28 responden (47,5%) dan minoritas dengan pengetahuan kurang sejumlah 12 responden (20,3%). Perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS mayoritas dalam kategori tidak melakukan yaitu 47 responden (79,7%), dan sisanya 12 responden (20,3%) dalam kategori melakukan. Ada hubungan pengetahuan tentang pap smear dengan perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali (p-value 0,020 <0,05). Ada hubungan pengetahuan tentang pap smear dengan perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali