Peningkatan kualitas pendidikan merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkelanjutan, sebagaimana ditekankan dalam Asta Cita Bidang Pendidikan. Yayasan Sunan Kalijogo Malang sebagai lembaga pendidikan Islam yang menaungi berbagai satuan pendidikan formal telah mengimplementasikan Program MBG sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan sejumlah permasalahan, antara lain keterbatasan pemahaman teknis pengelola, belum optimalnya konsistensi implementasi antar satuan pendidikan, serta perlunya penguatan tata kelola agar program selaras dengan kebijakan pendidikan nasional dan peningkatan mutu pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan Program MBG di lingkungan Yayasan Sunan Kalijogo Malang melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Pendekatan ini menitikberatkan pada identifikasi, pemetaan, dan penguatan aset internal mitra, dengan menempatkan yayasan dan satuan pendidikan sebagai subjek utama kegiatan. Pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu identifikasi aset dan kebutuhan mitra, perencanaan bersama serta penguatan kapasitas, dan implementasi yang disertai refleksi serta evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola Program MBG secara lebih sistematis dan berkelanjutan. Pendampingan yang dilakukan mampu memperkuat tata kelola program, meningkatkan konsistensi pelaksanaan, serta mendorong penyelarasan Program MBG dengan peningkatan mutu pembelajaran dan Asta Cita Bidang Pendidikan. Selain itu, pemanfaatan aset internal lembaga menjadi faktor kunci dalam mendorong kemandirian mitra, sehingga Program MBG berpotensi untuk terus dikembangkan dan direplikasi pada satuan pendidikan lain.
Copyrights © 2026