Hutan mangrove di Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, memiliki peran strategis sebagai habitat burung air di kawasan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis populasi burung dari famili Ardeidae di kawasan tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei lapangan di lima titik hitung, yaitu Alue Naga Kanan, Alue Naga Kiri, Hutan Kota, Belakang Makam Syiah Kuala, dan Tibang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dan pengamatan dilakukan dengan metode line transect pada pagi dan sore hari selama Juli hingga September 2025. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 spesies burung dari famili Ardeidae dengan total 787 individu. Spesies yang ditemukan meliputi kuntul kecil (Egretta garzetta) sebanyak 471 individu (60%), kuntul besar (Ardea alba) sebanyak 312 individu, kuntul karang (Egretta sacra) sebanyak 3 individu, dan kuntul kerbau (Bubulcus ibis) sebanyak 1 individu. Kepadatan populasi yaitu pada titik hitung 5 menjadi lokasi kepadatan populasi tertinggi, mencapai 0,026 individu/km2. Dominansi kuntul kecil dan kuntul besar mengindikasikan bahwa karakteristik ekologis hutan mangrove di Syiah Kuala sangat mendukung ketersediaan pakan dan tempat perlindungan bagi kedua spesies tersebut. Kesimpulannya, ekosistem hutan mangrove di Kecamatan Syiah Kuala merupakan habitat vital bagi famili Ardeidae, sehingga upaya pelestarian vegetasi mangrove sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan populasi burung tersebut.
Copyrights © 2025