Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dampak teknologi Artificial Intelligence (AI) terhadap prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa pada era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 116 mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman yang telah menggunakan Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) (X1), persepsi dampak Artificial Intelligence (AI) (X2), dan tantangan serta peluang Artificial Intelligence (AI) di masa depan (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik (Y). Nilai R² sebesar 0,175 menunjukkan bahwa 17,5% variasi perilaku prokrastinasi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi ketergantungan mahasiswa terhadap Artificial Intelligence (AI), semakin tinggi pula kecenderungan menunda penyelesaian tugas. Temuan ini menegaskan bahwa Artificial Intelligence memiliki dampak ganda yaitu mampu meningkatkan efisiensi belajar, tetapi juga menurunkan regulasi diri dan motivasi intrinsik. Oleh karena itu, peningkatan literasi Artificial Intelligence, penguatan etika akademik, serta desain pembelajaran yang berorientasi pada proses sangat diperlukan untuk meminimalkan dampak negatif Artificial Intelligence terhadap perilaku prokrastinasi akademik mahasiswa.Kata Kunci: Artificial Intelligence (AI), prokrastinasi akademik, mahasiswa, Society 5.0
Copyrights © 2025