Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas kepemimpinan pemuda di Provinsi Banten dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Masalah utama yang dihadapi adalah minimnya literasi strategis di kalangan pemuda mengenai tantangan bonus demografi serta kurangnya keterlibatan aktif mereka dalam pembangunan daerah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi partisipatif yang dikombinasikan dengan Focus Group Discussion (FGD) dan lokakarya kepemimpinan. Kegiatan dilaksanakan di Kota Serang dengan melibatkan 50 perwakilan organisasi kepemudaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, dengan kenaikan skor rata-rata sebesar 35%. Selain itu, terbentuklah forum komunikasi pemuda lintas organisasi yang berkomitmen untuk mengawal pembangunan daerah. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pendekatan edukasi interaktif efektif dalam menumbuhkan motivasi dan kesiapan pemuda Banten untuk berperan sebagai agen perubahan menuju tahun 2045. Kegiatan ini merekomendasikan perlunya pendampingan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan akademisi untuk menjaga momentum pergerakan pemuda.
Copyrights © 2026