Berbicara merupakan keterampilan fundamental dalam pembelajaran bahasa Inggris yang memungkinkan mahasiswa mengekspresikan ide, gagasan, dan perasaan secara efektif dalam konteks komunikatif. Namun, banyak pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) mengalami kesulitan dalam berbicara yang disebabkan oleh kecemasan, rendahnya kepercayaan diri, keterbatasan kosakata, serta kurangnya kesempatan untuk berlatih secara terstruktur. Oleh karena itu, integrasi media pembelajaran digital diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel, menarik, dan mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara mahasiswa melalui penggunaan vlogging sebagai teknologi pembelajaran digital serta menginterpretasikan penerimaan mahasiswa terhadap teknologi tersebut berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dikombinasikan dengan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research/CAR). Subjek penelitian terdiri atas 50 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Victory Sorong yang mengikuti mata kuliah Speaking 1 dan Speaking 3. Pengumpulan data dilakukan melalui tes performa berbicara yang meliputi pre-test, tes formatif pada Siklus 1, dan post-test pada Siklus 2. Performa berbicara mahasiswa dinilai oleh dosen pengampu mata kuliah menggunakan rubrik penilaian yang mencakup aspek kelancaran, pengucapan, kosakata, tata bahasa, dan kepercayaan diri. Analisis penerimaan penggunaan vlogging dilakukan secara kualitatif dengan mengacu pada konstruk TAM, yaitu persepsi kegunaan (perceived usefulness) dan persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara mahasiswa secara bertahap, dengan nilai rata-rata meningkat dari 68 pada pre-test menjadi 75 pada Siklus 1 dan mencapai 82 pada post-test. Mahasiswa menunjukkan peningkatan pada aspek kelancaran, kepercayaan diri, dan pengorganisasian ide. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa vlogging efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan diterima secara positif oleh mahasiswa, sehingga relevan dan adaptif sebagai pendekatan pembelajaran digital di perguruan tinggi
Copyrights © 2026