Studi ini meneliti penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan. Studi ini mencakup peran, jenis, efek, dan strategi pengembangan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem adaptif, penilaian otomatis, dan analisis data pembelajaran melalui AI meningkatkan efisiensi dan kualitas pembelajaran. Google Classroom, Moodle AI, Grammarly, dan Turnitin adalah beberapa contoh dari AI. Dari sisi positif, AI meningkatkan personalisasi pembelajaran, memperluas akses pendidikan, dan meningkatkan efisiensi guru. Dari sisi negatif, AI bergantung pada teknologi, menimbulkan risiko plagiarisme, mengurangi akses, dan menimbulkan kekhawatiran tentang privasi data. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital guru, penguatan infrastruktur, adaptasi kurikulum, kebijakan etis, kolaborasi lintas sektor, dan pendidikan inklusif dan berkelanjutan harus mendukung pengembangan AI.
Copyrights © 2025