Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sejauh mana investasi asing dan aktivitas impor memengaruhi nilai tukar rupiah di Indonesia selama periode 2009–2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan menerapkan analisis regresi linier berganda berbasis metode Ordinary Least Squares (OLS), menggunakan data sekunder yang bersumber dari Bank Indonesia serta Badan Pusat Statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa investasi luar negeri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai tukar rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan aliran investasi dapat memperkuat mata uang domestik melalui peningkatan cadangan devisa. Sementara itu, variabel impor berpengaruh negatif namun tidak signifikan, menandakan bahwa peningkatan impor belum memberikan dampak langsung terhadap pelemahan rupiah. Secara bersamaan, kedua variabel terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar dengan koefisien determinasi sebesar 74,38%. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan kebijakan antara investasi dan impor guna mempertahankan stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Copyrights © 2026