Pembelajaran fisika pada materi Gerak Lurus masih sering menimbulkan kesulitan bagi siswa SMA karena konsep yang abstrak dan kurangnya media pembelajaran yang menarik. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) merupakan salah satu bahan ajar yang digunakan untuk mendukung pembelajaran, namun penggunaan LKPD konvensional belum sepenuhnya mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap penggunaan LKPD konvensional pada materi Gerak Lurus di kelas X SMA Negeri 1 Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek 36 siswa kelas X-C. Instrumen berupa angket respon siswa yang terdiri atas delapan indikator: kebosanan, motivasi, kesenangan belajar, preferensi media, keterlibatan kelompok, dominasi, pertukaran ide, dan pemahaman konsep. Data dianalisis menggunakan rumus persentase Arikunto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon siswa berada pada kategori Baik dengan persentase rata-rata 68,23%. Indikator dengan skor tertinggi adalah pertukaran ide (77,08%) dan keinginan menggunakan media interaktif lain (77,08%), sedangkan indikator kebosanan (60,42%) dan dominasi kelompok (58,33%) menunjukkan bahwa LKPD masih memiliki kelemahan dalam menarik perhatian dan pemerataan peran siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa LKPD konvensional cukup efektif dalam mendukung pemahaman konsep dan interaksi kelompok, tetapi membutuhkan inovasi desain agar lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan LKPD yang lebih kontekstual, visual, dan kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika.
Copyrights © 2025