Penelitian ini membahas pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai strategi strategis dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan efektivitas organisasi pendidikan di era digital. Tujuan penelitian adalah menganalisis model pelatihan dan pengembangan SDM yang efektif, berkelanjutan, serta relevan dengan kebutuhan instansi pendidikan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur, jurnal, dan kebijakan pemerintah terkait pengembangan SDM di bidang pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas pelatihan dipengaruhi oleh analisis kebutuhan yang akurat, dukungan manajerial, desain pembelajaran berbasis blended-experiential learning, serta evaluasi berlapis menggunakan model Kirkpatrick. Ditemukan pula bahwa keberhasilan implementasi program dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti kebijakan pemerintah, komitmen pimpinan sekolah, budaya organisasi kolaboratif, dan motivasi tenaga pendidik. Sebaliknya, keterbatasan anggaran, resistensi terhadap perubahan, dan minimnya tindak lanjut pascapelatihan menjadi hambatan utama. Kajian ini merekomendasikan model pelatihan berbasis Continuous Professional Development (CPD) dengan pendekatan blended-experiential learning sebagai solusi strategis untuk mewujudkan pengembangan SDM pendidikan yang adaptif, relevan, dan berkelanjutan. Dengan penerapan model tersebut, institusi pendidikan diharapkan mampu membangun budaya belajar organisasi yang responsif terhadap perubahan zaman serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkesinambungan.
Copyrights © 2026