Pengaruh Celup Puting (Teat Dipping) Iodin 1% Terhadap Reduktase dan Ph Susu Segar Di Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan atau membandingkan hasil susu segar dari sapi yang terkena mastitis pada sebelum dan setelah dilakukannya celup puting selama 7 hari. Penelitian ini dilaksanakan pada 9 Desember sampai dengan 23 Desember 2024, dengan pengambilan sampel susu sapi yang terkena mastitis dari peternak sapi perah di Kecamatan Pekuncen. Materi penelitian ini adalah susu segar pada sapi perah sebelum dan sesudah diberi perlakuan celup puting iodin 1%, kemudian susu dibawa ke Laboratorium Ternak Perah Fakultas Peternakan Unsoed untuk dilakukan pengujian. Penelitian dilakukan secara survei, kemudian jumlah sampel susu segar ditentukan berdasarkan rumus slovin, sehingga jumlah sampel yang diambil adalah susu segar yang berasal dari 26 sapi yang terindikasi mastitis subklinis. Susu segar pada sebelum dan sesudah dilakukan celup puting akan diuji menggunakan uji pH dan reduktase. Data yang terkumpul kemudian dilakukan uji t. Rataan hasil penelitian susu segar pada sebelum dan sesudah celup puting iodin 1% adalah sebagai berikut: a. pH 6,79 dan 6,73 b. reduktase 2,5 dan 3,9. Hasil analisis uji t menunjukan bahwa pH susu segar sebelum dan sesudah celup puting adalah tidak signifikan (P>0,05), sedangkan pada uji reduktase menunjukkan hasil yang signifikan (P<0,05). Dapat disimpulkan bahwa celup puting iodin 1% dapat menurunkan pH dan memperpanjang waktu reduktase, meskipun susu segar tersebut masih dalam kedaan normal sesuai dengan SNI 2011
Copyrights © 2025