Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dinamika perubahan penggunaan lahan di Kota Bukittinggi dan menganalisis dampak pengembangan sektor pariwisata terhadap perubahan tersebut. Menggunakan pendekatan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), penelitian ini memetakan pola perubahan lahan selama periode 2010-2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan lahan terbangun sebesar 320 hektar atau 37,6%, yang sebagian besar mengonversi lahan pertanian dan ruang terbuka hijau menjadi kawasan permukiman dan komersial, terutama di sekitar jalur akses ke objek wisata utama. Faktor utama yang mendorong perubahan ini adalah pertumbuhan sektor pariwisata, peningkatan jumlah penduduk, dan lemahnya pengendalian tata ruang. Perubahan penggunaan lahan yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan dampak negatif seperti berkurangnya lahan produktif, meningkatnya risiko banjir, dan ketidakseimbangan ekologi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perencanaan tata ruang yang lebih ketat dan pengembangan pariwisata berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Copyrights © 2026