Skripsi ini berjudul “Makna Upacara Kematian di Nagari Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatra Barat”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna upacara kematian yang dilaksanakan oleh masyarakat di Nagari sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan teori interpretative simbolik dari Clifford Geerzt untuk memahami makna simbolik dari tradisi tersebut. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi upacara kematian terdiri atas beberapa tahapan prosesi, yaitu pemberitahuan kematian, bahgak limau, memandikan, mengkafani, menyolatkan, penguburan dan pemasangan kain kafan di atas kuburan. Latar belakang munculnya pemasangan kain kafan di atas kuburan baru ini berkaitan dengan sejarah kedatangan Syekh Ibrahim ke Sumpur Kudus dalam penyebaran agama Islam. Tradisi ini memiliki makna sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada jenazah, ungkapan rasa cinta dan kasih sayang terhadap almarhum, serta mencerminkan nilai-nilai adat dan upaya pelestarian adat istiadat masyarakat setempat.
Copyrights © 2026