Stunting masih menjadi salah satu permasalahan gizi kronis yang berdampak pada tumbuh kembang anak di Indonesia, termasuk di Kabupaten Gunung Kidul. Salah satu upaya pencegahan adalah melalui diversifikasi olahan pangan berbasis protein hewani yang mudah diakses masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai pengolahan nugget ikan lele dan nila sebagai alternatif pangan bergizi dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan teknik praktik langsung. Subjek kegiatan adalah 20 kader kesehatan di Kalurahan Tegalrejo, Gunung Kidul. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 69,8 sebelum pelatihan menjadi 81,25 sesudah pelatihan. Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan kader dalam pemanfaatan olahan ikan sebagai upaya promotif dan preventif pencegahan stunting.
Copyrights © 2026