Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya temuan permasalahan berupa hasil belajar IPA pada kelas IV yang rendah di SDN 2 Mangunreja, khususnya materi Indera Pendengaran. Selain itu penggunaan media yang masih terbilang jarang digunakan pada saat proses pembelajaran, sehingga menyebabkan siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media roda putar dan praktik sederhana terhadap hasil belajar IPA materi indera pendengaran siswa kelas IV di SDN 2 Mangunreja. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental Design dengan desain One Group Pretest-Posttest, melibatkan seluruh siswa kelas IV SDN 2 Mangunreja sebanyak 20 orang. Instrumen penelitian berupa tes pretest dan posttest, dan data dianalisis menggunakan SPSS 25 melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 58,92 meningkat menjadi 83 pada posttest setelah perlakuan diberikan. Uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi pretest 0,194 dan posttest 0,233, keduanya di atas 0,05 sehingga data berdistribusi normal. Uji homogenitas menghasilkan nilai signifikansi 0,148, yang menandakan varians data bersifat homogen. Berdasarkan hasil paired samples t-test, nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media roda putar berbantuan praktik sederhana berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPA materi indera pendengaran. Media ini mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa, terbukti dari peningkatan nilai belajar setelah perlakuan. Oleh karena itu, media roda putar berbantuan praktik sederhana dinilai efektif dan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPA.
Copyrights © 2026