Tanaman tomat ialah tanaman yang sering dimanfaatkan publik, karena mempunyai banyak manfaat sehingga permintaannya terus bertambah. Di Indonesia, produktivitas tomat mengalami pasang surut. Sebagian besar tanaman tomat dibudidayakan dengan mengandalkan pupuk anorganik selaku sumber haranya. Pemakaian pupuk anorganik secara berkelanjutan yang tidak diimbangi dengan pemakaian pupuk organik mampu mengakibatkan produktivitas tanah menyusut. Alternatif yang dapat dilakukan guna memperbaiki lingkungan yakni dengan mengombinasikan pupuk organik dan pupuk NPK dengan dosis dibawah standar sehingga dapat menambah produktivitas tanaman serta efisiensi pemakaian pupuk. Penelitian ini bertujuan guna memperoleh kombinasi macam pupuk organik serta dosis pupuk NPK yang tepat agar mampu memberikan pertumbuhan serta hasil yang terbaik bagi tanaman tomat. Penelitian ini mengenakan Percobaan Faktorial dengan berlandaskan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2-faktor serta diulang sebanyak 3 kali. Faktor awal ialah macam pupuk organik dengan 4 taraf perlakuan serta faktor kedua ialah dosis pupuk NPK dengan 3 taraf perlakuan. Hasil penelitian menghasilkan terdapatnya interaksi antara pemberian pupuk guano serta 300 kg/ ha pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat.
Copyrights © 2022