Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bahan baku dalam pengembangan produk cookies yang dapat meningkatkan kesehatan dan pemberdayaan siswa di SKB Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan 30 peserta dalam pelatihan pengolahan daun kelor. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara mendalam, dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang manfaat gizi daun kelor, dan seluruh peserta berhasil memproduksi cookies. Data menunjukkan bahwa produk ini tidak hanya berpotensi meningkatkan status gizi warga belajar, tetapi juga membuka peluang keterampilan usaha bagi warga belajar. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan dan kampanye kesadaran gizi untuk memaksimalkan pemanfaatan daun kelor. Dengan demikian, penggunaan daun kelor dapat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesehatan dan pemberdayaan warga belajar.
Copyrights © 2026