Penelitian ini mengkaji implikasi implementasi Kurikulum Merdeka terhadap pendidikan karakter siswa Sekolah Dasar. Metode campuran dengan desain sequential explanatory diterapkan terhadap 112 responden (100 siswa, 12 guru) di 21 SD Negeri Kecamatan Muara Pinang. Hasil menunjukkan implementasi kurikulum secara umum dalam kategori cukup baik, dengan aspek proyek P5 tertinggi dan penilaian autentik terendah. Profil karakter siswa secara umum baik, didominasi nilai religius namun dengan kemandirian terendah. Analisis regresi membuktikan pengaruh positif dan signifikan implementasi kurikulum terhadap karakter siswa (β=0,562; p<0,01) dengan kontribusi 31,6%. Temuan kualitatif mengungkap kesenjangan antara pelaksanaan P5 dan penilaian, ketimpangan fasilitas, serta kapasitas guru yang belum sepenuhnya transformatif meski pelatihan meningkatkan persepsi kompetensi. Disimpulkan bahwa implikasi kurikulum bersifat positif namun terkondisi, sangat bergantung pada kapasitas guru dalam penilaian autentik, ketersediaan sistem penilaian yang bermakna, dan dukungan sumber daya sekolah yang memadai. Rekomendasi difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian praktis, pendampingan guru berbasis komunitas praktik, dan kebijakan afirmatif untuk pemerataan fasilitas.
Copyrights © 2026