Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kolaborasi peserta didik pada mata pelajaran Matematika di kelas IV SDN 1 Sambik Elen Tahun Pelajaran 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan model PBL sesuai dengan tahapan yang terdiri dari orientasi terhadap masalah, kerja kelompok, pengumpulan informasi, presentasi hasil, dan refleksi. Penerapan model ini mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam diskusi, memperkuat komunikasi antaranggota kelompok, serta membentuk keterampilan kerja sama dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan penerapan PBL antara lain adalah dukungan kepala sekolah, komitmen guru, antusiasme siswa, serta ketersediaan alat bantu pembelajaran. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan siswa, dominasi individu dalam kelompok, keterbatasan waktu pembelajaran, dan kurangnya kebiasaan berdiskusi di kalangan siswa. Secara keseluruhan, penerapan model Problem-Based Learning terbukti efektif dalam mendorong kolaborasi peserta didik dan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Copyrights © 2026