Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk Menganalisis penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SD Negeri 2 Bayan dan untuk mengetahui tingkat kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 2 Bayan sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan model penelitian dari Milles and Hubberman. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang pelaksanaan kegiatan PBL dari pra siklus menunjukan nilai ketuntasan klasikal siswa berada di angka 51%, dengan jumblah siswa yang tuntas sebanyak 24 siswa dari 47. Dengan diterapkanya siklus 1 siswa yang tuntas mengalami peningkatan sebanyak 11 siswa mendapatkan nilai ketuntasan klasikal yaitu sebesar 74,4% dari siswa yang tuntas 35 dari 47 siswa, dengan kenaikan hasil sebesar 23,4 %, namun hasil tersebut masih kurang dari KKM yang ditentukan sekolah sehingga dilakukan siklus 2 dengan evaluasi dari siklus 1. Pada siklus 2 siswa yang tuntas mengalami peningkatan lagi sebanyak 5 siswa yang tuntas dengan nilai ketuntasan klasikal yaitu sebesar 85,10% dengan kenaikan hasil sebesar 10,7 %. Dengan demikian penerapan metode pembelajaran berbasis masalah di anggap cukup efektif untuk diterapkan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas 4 SD. Karena berdasarkan hasil siklus menujukan peningkatan yang cukup signifikan sehingga pada hasil siklus 2 siswa sudah mencapai bahkan melampaui nilai KKM dengan nilai ketuntasan klasikal sebesar 85,10%.
Copyrights © 2026