Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Klinik Pratama Poltekkes Medan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penularan, pencegahan, dan dampak hepatitis B, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini hepatitis B. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih tinggi dan terus meningkatnya kasus Hepatitis B di Indonesia. Peningkatan prevalensi klinis hepatitits di Indonesia dari 0,2% menjadi 0,4%. Namun kesadaran untuk deteksi dini masih rendah dikarenakan rendahnya tingkat pengetahuan, serta masih terbatasnya tingkat skrining Hepatitis B di masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan pretest untuk mengukur pengetahuan awal tentang Hepatitis B melalui pembagian kuesioner. Tahap pelaksanaan kegiatan dilakukan kegiatan penyuluhan tentang Hepatitis B, penularan, pencegahan, dan pentingnya deteksi dini. Kegiatan selanjutnya dilakukan pemeriksaan HBsAG menggunakan rapid test pada peserta masyarakat umum usia 17-60 tahun. Tahapan ketiga yaitu evaluasi. Pada tahap evaluasi dilakukan posttest untuk mengukur pengetahuan akhir dengan cara membagikan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat yang baik terhadap Hepatitis B, penularan, pencegahan, dan dampak Hepatitis B yaitu hasil pre-test sebesar 55% meningkat menjadi 85% setelah diberikan edukasi. Temuan ini menjadi langkah awal dalam upaya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Hepatitis B sebagai strategi eliminasi Hepatitis B tahun 2030.
Copyrights © 2025