Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Urgensi Pemeriksaan Golongan Darah dan Aplikasinya pada Santriwati Al-Fityan School Aceh Safwan; Hadijah, Siti; Darmawati; Erlinawati; Putri, Safridha Kemala; Fitriana; Fajarna, Farah; Syahnita, Hastuti; Situmorang, Paska Ramawati; Mutia, Liza; Lubis, Nita Andriani; Lasmini, Titi; Rosmiati, Karolina; Wardhani, Sri Muri Dasa
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v4i3.390

Abstract

Blood type is important for human life and is very useful in medical matters such as determining the blood type of parents and children, the success of medical procedures such as blood transfusions and organ transplants. Transfusion of blood from an incompatible group causes an immunological transfusion reaction resulting in hemolytic anemia, kidney failure, shock and death. Most of the students of Al-Fityan School Aceh's tahfiz program do not know their blood type. Apart from that, the students of the Al-Fityan School Aceh tahfiz program have minimal knowledge about blood types. The aim of this community service is to increase students' knowledge about the urgency of checking blood types and its application in everyday life. The target of this community service is the female students of the Al-Fityan School Aceh tahfiz program, consisting of 47 people. The implementation begins with education first and continues with a blood type check. Examination Results: The blood group of the female students of Tahfis Al- Fityan School Aceh is blood group O, namely 70% (31 people), while blood groups A and B are 12.8% (6 people) respectively and the smallest blood group frequency is blood group AB, namely 8.5% (4 people).
Gambaran Hasil Pemeriksaan Hepatitis C Virus (HCV) Pada Pendonor Darah Di UDD PMI Kota Medan Dalimunthe, Afrina Yulia; Siregar, Ice Ratnalela; Rahmah, Lestari; Lubis, Nita Andriani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i11.21358

Abstract

Hepatitis C Virus (HCV) adalah virus yang menyerang hati dan ditularkan terutama melalui darah, termasuk melalui transfusi darah yang tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan HCV pada pendonor darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survei. Penelitian dilakukan pada April 2025 di UUD PMI Kota Medan menggunakan metode CLIA. Sampel terdiri dari 87 pendonor darah yang diperiksa menggunakan metode Chemiluminescent Immunoassay (CLIA). Ditemukan 4 pendonor (4,6%) reaktif HCV dan 83 pendonor (95,4%) non-reaktif. Kasus reaktif lebih banyak ditemukan pada laki-laki (3 orang) dibandingkan perempuan (1 orang), dan pada usia dewasa antara 23 hingga 52 tahun. Meskipun telah melalui tahap seleksi awal, pendonor masih dapat membawa infeksi HCV. Skrining ketat Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) harus diterapkan secara menyeluruh. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa skrining donor darah perlu diperketat dengan metode molekuler.
Skrining Hepatitis B Surface Antigen pada Masyarakat Sebagai Upaya Eliminasi Hepatitis 2030 Rahmah, Lestari; Surbakti, Karolina Br.; Lubis, Nita Andriani; Aflah, Bestari; Sari, Tania Regita; Nur’azmi, Nur’azmi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7277

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Klinik Pratama Poltekkes Medan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penularan, pencegahan, dan dampak hepatitis B, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini hepatitis B. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih tinggi dan terus meningkatnya kasus Hepatitis B di Indonesia. Peningkatan prevalensi klinis hepatitits di Indonesia dari 0,2% menjadi 0,4%. Namun kesadaran untuk deteksi dini masih rendah dikarenakan rendahnya tingkat pengetahuan, serta masih terbatasnya tingkat skrining Hepatitis B di masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan pretest untuk mengukur pengetahuan awal tentang Hepatitis B melalui pembagian kuesioner. Tahap pelaksanaan kegiatan dilakukan kegiatan penyuluhan tentang Hepatitis B, penularan, pencegahan, dan pentingnya deteksi dini. Kegiatan selanjutnya dilakukan pemeriksaan HBsAG menggunakan rapid test pada peserta masyarakat umum usia 17-60 tahun. Tahapan ketiga yaitu evaluasi. Pada tahap evaluasi dilakukan posttest untuk mengukur pengetahuan akhir dengan cara membagikan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat yang baik terhadap Hepatitis B, penularan, pencegahan, dan dampak Hepatitis B yaitu hasil pre-test sebesar 55% meningkat menjadi 85% setelah diberikan edukasi. Temuan ini menjadi langkah awal dalam upaya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Hepatitis B sebagai strategi eliminasi Hepatitis B tahun 2030.