Posyandu di Desa Bakti masih menggunakan sistem pencatatan manual yang tidak efisien dan rentan kehilangan data, menghambat efektivitas pelayanan kesehatan masyarakat. Digitalisasi menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan akurasi dan transparansi data kesehatan di tingkat desa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu melalui transformasi sistem pencatatan manual menjadi sistem digital terintegrasi yang mudah digunakan oleh kader dan perangkat desa. Pendekatan participatory action research diterapkan melalui empat tahapan: identifikasi kebutuhan sistem, pelatihan dan pendampingan kader, implementasi sistem SUKMA berbasis Google Forms dan Sheets, serta evaluasi efektivitas sistem. Sistem SUKMA berhasil meningkatkan efisiensi pencatatan hingga 60%, mengurangi risiko kehilangan data, serta meningkatkan literasi digital kader Posyandu. Transformasi digital ini berhasil menjawab kebutuhan nyata lapangan dan berpotensi direplikasi di Posyandu lain sebagai model pengelolaan kesehatan masyarakat berbasis data yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025