Masalah penggunaan antibiotik tanpa resep dokter masih sering dijumpai di masyarakat kecamatan lolayan, yang dipicuh oleh rendahnya pengetahuan mengenai fungsi, aturan pakai, serta bahaya resistensi antibiotic. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat melalui edukasi mengenai penggunaan antibiotik yang tepat. Metode kegiatan meliputi penyuluhan menggunakan media presentasi dan leaflet, pengisian pre-test serta post-test, dan sesi diskusi interaktif. Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil pre-test menunjukkan bahwa Sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kurang 75% atau sebanyak 30 orang, sedangkan hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan 92,5% atau sebanyak 37 orang, peserta berada pada kategori baik. Kesimpulan dari pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan antibiotik secara rasional dan bahaya resistensi akibat penggunaan yang tidak tepat. Edukasi berkelanjutan dan kolaborasi dengan tenaga kesehatan serta pemerintah desa sangat diperlukan untuk mempertahankan perubahan perilaku posistif ini
Copyrights © 2026