Pada penelitian ini membahas terkait pelestarian tradisi kenduri di Dusun Pakel, Desa Gowak, kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung sebagai wujud implementasi nilai SDGs Desa Nomor 18 tentang desa dinamis dan budaya adaptif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara serta partisipasi langsung dalam kegiatan kenduri tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tradisi kenduri memiliki makna dari sisi spiritual dan sosial. Sisi spiritual memiliki makna sebagai ungkapan terimakasih dan rasa syukur kepada Tuhan. Makna dari sisi sosial yaitu, sebagai wadah untuk saling berinteraksi dan mempererat hubungan antar masyarakat di Dusun Pakel. Indikator ketercapaian pelestarian tradisi tercermin dari keberlangsungan kenduri yang tetap rutin dilakukan, konsistensi warga dalam mempertahankan tata cara kenduri, serta keterlibatan aktif generasi muda yang menunjukkan bahwa tradisi ini masih relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tradisi kenduri di Dusun Pakel masih terjaga dengan baik karena adanya dukungan kuat dari masyarakat dan partisipasi lintas generasi
Copyrights © 2026