Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penegakan Hukum terhadap Kasus Pencemaran PT. Greenfields di Blitar Jawa Tengah Qinthara Nur Faza; Rezya Aprilia Nylam Fitriani; Rayi Kharisma Rajib
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 1 No. 3 (2024): Juni
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v1i3.1372

Abstract

Abstrak. The article explores cases of environmental pollution caused by PT. Greenfields in Blitar, Central Java, the impact that occurs due to waste pollution from PT Greenfields in Blitar and analyzing the environmental law enforcement mechanisms carried out by the Indonesian government to overcome this problem. This case shows the importance of environmental law in protecting the welfare of society and the environment from the negative impacts of industry. Through case studies, this article tries to identify effective law enforcement strategies, as well as the challenges faced in the environmental law enforcement process in Indonesia. The results of the analysis show that fair and effective law enforcement requires cooperation between the government, society and the private sector. This article hopes to provide new insights into how environmental law can be strengthened and implemented to prevent and address environmental pollution problems in the future. Keywords: law enforcement, waste, environmental pollution Abstrak. Artikel ini mengeksplorasi kasus pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh PT. Greenfields di Blitar, Jawa Tengah, dampak yang terjadi akibat pencemaran limbah PT Greenfields di Blitar dan menganalisis mekanisme penegakan hukum lingkungan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah ini. Kasus ini menunjukkan pentingnya hukum lingkungan dalam melindungi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan hidup dari dampak negatif industri. Melalui studi kasus dari literatur yang sudah ada,, artikel ini mencoba untuk mengidentifikasi strategi penegakan hukum yang efektif, serta tantangan yang dihadapi dalam proses penegakan hukum lingkungan di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa penegakan hukum yang adil dan efektif memerlukan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Artikel ini berharap dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana hukum lingkungan dapat diperkuat dan diterapkan untuk mencegah dan menangani masalah pencemaran lingkungan di masa depan. Kata Kunci: penegakan hukum, limbah, pencemaran lingkungan
Pelestarian Tradisi Kenduri Sebagai Implementasi Nilai SDGs Desa di Dusun Pakel, Kabupaten Temanggung Hernanto, Emmanuella; Priskila Meliana Hutahaean; Bernadetta Putri Hapsari; Qinthara Nur Faza; Siwi Nafisah Faida; Iwan Hardi Saputro
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret IN PROGRESS
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini membahas terkait pelestarian tradisi kenduri di Dusun Pakel, Desa Gowak, kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung sebagai wujud implementasi nilai SDGs Desa Nomor 18 tentang desa dinamis dan budaya adaptif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara serta partisipasi langsung dalam kegiatan kenduri tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tradisi kenduri memiliki makna  dari sisi spiritual dan sosial. Sisi spiritual memiliki makna sebagai ungkapan terimakasih dan rasa syukur kepada Tuhan. Makna dari sisi sosial yaitu, sebagai wadah untuk saling berinteraksi dan mempererat hubungan antar masyarakat di Dusun Pakel. Indikator ketercapaian pelestarian tradisi tercermin dari keberlangsungan kenduri yang tetap rutin dilakukan, konsistensi warga dalam mempertahankan tata cara kenduri, serta keterlibatan aktif generasi muda yang menunjukkan bahwa tradisi ini masih relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tradisi kenduri di Dusun Pakel masih terjaga dengan baik karena adanya dukungan kuat dari masyarakat dan partisipasi lintas generasi