Stunting merupakan masalah gizi utama di Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT yang dipicu oleh rendahnya asupan protein hewani termasuk susu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru dan siswa tentang manfaat susu serta mencegah stunting melalui edukasi gizi dan distribusi susu. Mitra pengabdian adalah SDI Nonohonis dengan 100 siswa kelas 1-6 dan 16 guru. Metode partisipatif meliputi persiapan koordinasi, penyuluhan interaktif menggunakan ceramah dan kuesioner pra-edukasi, serta intervensi pembagian 100 gelas susu hangat (250 ml/gelas) pada 11 Agustus 2025. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan guru sangat tinggi (96,87% benar), dengan aspek peran susu dalam gizi 93,75%, keamanan susu 80,20%, dan potensi zoonosis 98,43%; partisipasi mencapai 85% dengan antusiasme tinggi. Temuan ini menegaskan edukasi dan suplementasi susu efektif membangun kesadaran serta mendukung asupan nutrisi langsung. Kegiatan ini penting untuk replikasi berkelanjutan guna menurunkan stunting di daerah pedesaan NTT melalui integrasi dengan program sekolah
Copyrights © 2026