Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penilaian Penerapan Animal Welfare pada Proses Pemotongan Sapi di Rumah Pemotongan Hewan Mambal Kabupaten Badung Mandala, Aletha Yuliana; Swacita, Ida Bagus Ngurah; Suada, I Ketut
Indonesia Medicus Veterinus Vol 5 (1) 2016
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.92 KB)

Abstract

Rumah Pemotongan Hewan (RPH) adalah kompleks bangunan dengan desain tertentu yang dipergunakan sebagai tempat memotong hewan secara benar bagi konsumsi masyarakat luas serta harus memenuhi persyaratan-persyaratan teknis tertentu, termasuk dalam hal penerapan animal welfare sebagai upaya untuk mendukung tercapainya produk pangan yang ASUH (aman, sehat, utuh dan halal). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan animal welfare di RPH Mambal Kabupaten Badung khususnya pada proses pemotongan sapi. Penelitian ini menggunakan 50 ekor sapi yang diamati rata-rata 5-7 ekor per hari selama 10 hari penelitian. Sapi diamati mulai dari diturunkan dari pick up sampai disembelih yang selanjutnya dicatat dalam lembaran kuisioner. Hasil penelitian menunjukan RPH Mambal telah menerapkan animal welfare pada proses sebelum penyembelihan sudah memenuhi persyaratan sebesar 63,04% dan pada proses penyembelihan sebesar 75,96%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan animal welfare di RPH Mambal sudah memenuhi persyaratan 63,04% sebelum penyembelihan dan 75,96% pada proses penyembelihan
Studi Kasus: Identifiksi Patogen Penyebab Penyakit pada Burung Merpati (Columba livia domestica) di Pasar Hewan Kota Surabaya Putri, Mariana Febrilianti Resilinda; Kendek, Irfan Alias; Mandala, Aletha Yuliana; Malelak, Marlin Cindy Claudia; Yanardhini, Ganis; Moekti, Bima Satria
Jurnal Veteriner Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : Program Studi Kedokteran Hewan, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jvn.v8i2.26753

Abstract

Pigeons (Columba livia) are a species that often adapt well to urban environments and play an important role in the ecosystem as vectors for the spread of various parasites and zoonotic pathogens. This study aimed to identify the presence of gastrointestinal parasites, blood protozoa, and ectoparasites in pigeons originating from live animal markets in Surabaya, Indonesia. Samples were taken from six pigeons showing clinical symptoms such as diarrhea, anorexia, and weakness. Microscopic examination of feces revealed the presence of Capillaria sp. and Raillietina sp. worm eggs, as well as Eimeria sp. and Haemoproteus columbae protozoan parasites found through blood smears. In addition, ectoparasite identification included Columbicola columbae, Menopon sp., and Menacanthus stramineus. These results show that pigeons in live animal markets have the potential to be a source of parasite and zoonotic disease transmission and have a negative impact on poultry and human health. Therefore, it is important to control parasites through improved sanitation, better habitat management, and vector control to reduce the risk of disease transmission.
Edukasi Gizi dan Distribusi Susu pada Siswa SDI Nonohonis, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT: Nutrition Education and Milk Distribution for Students at SDI Nonohonis, South Central Timor Regency, NTT PUTRI, MARIANA; Mandala, Aletha Yuliana; Simarmata, Yohanes T. R. M. R.; Wuhan, Yustinus Oswin; Kale, Maria Laurenci Fanny Permata
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi utama di Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT yang dipicu oleh rendahnya asupan protein hewani termasuk susu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru dan siswa tentang manfaat susu serta mencegah stunting melalui edukasi gizi dan distribusi susu. Mitra pengabdian adalah SDI Nonohonis dengan 100 siswa kelas 1-6 dan 16 guru. Metode partisipatif meliputi persiapan koordinasi, penyuluhan interaktif menggunakan ceramah dan kuesioner pra-edukasi, serta intervensi pembagian 100 gelas susu hangat (250 ml/gelas) pada 11 Agustus 2025. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan guru sangat tinggi (96,87% benar), dengan aspek peran susu dalam gizi 93,75%, keamanan susu 80,20%, dan potensi zoonosis 98,43%; partisipasi mencapai 85% dengan antusiasme tinggi. Temuan ini menegaskan edukasi dan suplementasi susu efektif membangun kesadaran serta mendukung asupan nutrisi langsung. Kegiatan ini penting untuk replikasi berkelanjutan guna menurunkan stunting di daerah pedesaan NTT melalui integrasi dengan program sekolah