Perkembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia menunjukkan tren positif seiring meningkatnya akses pendidikan dan kesehatan masyarakat. Namun, di tengah peningkatan tersebut, banyak Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih mengalami kesulitan dalam menerapkan penilaian kinerja yang objektif dan terstruktur. Kondisi ini juga ditemukan pada UMKM Toko Union Jaya Lestari yang bergerak di bidang otomotif, dimana proses evaluasi kinerja karyawan selama ini masih mengandalkan pengamatan subjektif tanpa instrumen penilaian yang jelas. Oleh karena itu implementasi ini bertujuan untuk meningkatkan objektivitas, akurasi, dan transparansi proses evaluasi, sekaligus membantu pemilik UMKM Toko Union Jaya Lestari dalam menilai aspek komunikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kejujuran, motivasi diri, inisiatif, kepatuhan, efisiensi kerja, serta keterampilan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Pada kegiatan ini akan dilakukan implementasi sistem penilaian kinerja karyawan dengan konsep Behaviour Anchor Rating Scale (BARS), antara lain komunikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kejujuran, motivasi diri, inisiatif, kepatuhan, efisiensi kerja, serta keterampilan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Metode pengumpulan data pada program pengabdian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil implementasi pada program pengabdian ini menunjukkan bahwa sekitar 80% karyawan menjadi lebih disiplin dan kolaboratif, produktivitas perusahaan meningkat sebesar 18% dalam kurun waktu tiga bulan, waktu servis lebih efisien, kesalahan stok menurun, serta 70% karyawan aktif mengikuti pelatihan.
Copyrights © 2026