Petugas radiologi merupakan tenaga kesehatan yang memiliki risiko tinggi terpapar berbagai agen infeksi, baik melalui kontak langsung dengan pasien, lingkungan rumah sakit, maupun peralatan medis yang digunakan. Risiko ini semakin meningkat karena adanya paparan cairan tubuh, percikan darah, dan kemungkinan kontaminasi radiasi yang berhubungan dengan prosedur diagnostik maupun intervensi. Oleh karena itu, diperlukan strategi preventif yang sistematis dan terukur untuk menjaga keselamatan petugas radiologi. Salah satu upaya yang relevan adalah penerapan prosedur dekontaminasi tubuh secara tepat dan konsisten. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan petugas radiologi dalam menerapkan langkah-langkah dekontaminasi tubuh, sehingga dapat meminimalisir risiko terjadinya infeksi nosokomial maupun penyakit akibat kerja. Sasaran utama kegiatan adalah petugas radiologi di rumah sakit mitra dan mahasiswa radiologi yang sedang menjalani praktik klinik dengan 92% peserta mampu menyelesaikan proses dekontaminasi dengan benar. Dengan adanya penerapan dekontaminasi tubuh secara konsisten, diharapkan petugas radiologi mampu melindungi diri dari risiko infeksi sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di fasilitas pelayanan Kesehatan
Copyrights © 2026