Daun kelor ( Moringa oleifera ) merupakan pangan lokal dengan kandungan gizi tinggi, namun pemanfaatannya di masyarakat pedesaan masih terbatas dan belum bernilai ekonomi optimal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi gizi serta mendorong penguatan ekonomi kreatif UMKM Desa Secanggang melalui inovasi pengolahan daun kelor menjadi puding bergizi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi dan pemaksaan langsung kepada ibu-ibu PKK sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat gizi daun kelor serta kemampuan mengolahnya menjadi produk puding yang layak dikonsumsi dan berpotensi dipasarkan. Inovasi puding daun kelor dinilai sesuai dengan kondisi masyarakat karena memanfaatkan bahan-bahan lokal yang mudah diperoleh, biaya produksi rendah, dan proses pembuatannya sederhana. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kesadaran gizi keluarga sekaligus membuka peluang usaha rumah tangga berbasis pangan lokal yang mendukung penguatan ekonomi desa kreatif.
Copyrights © 2026