Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH BATANG PISANG UNTUK BAHAN BAKU PAKAN TERNAK ARIYANSYAH, MUHAMMAD
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 02 (2016): JRM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batang pisang merupakan salah satu bagian dari pohon pisang yang dianggap sebagai limbah perkebunan. Umumnya batang pisang yang dianggap sebagai limbah perkebunan sering dibuang begitu saja, tidak banyak yang tahu bahwa limbah ini dapat dioptimalkan menjadi berbagai bahan yang mempunyai nilai jual dan dapat dijadikan usaha yang mempunyai keuntungan yang menjanjikan. Ketetersedian bahan baku yang melimpah di tanah air serta harga bahan yang sangat terjangkau. Dari kondisi seperti di atas, kami mencoba membuat suatu perencanaan mesin pencacah batang pisang yang digunakan untuk mencacah batang pisang dengan ukuran yang sama rata dan tidak memerlukan tenaga yang besar ketika mencacah batang pisang menjadi ukuran yang lebih kecil-kecil sebagai bahan pakan ternak. Sebagai upaya untuk memudahkan dalam pengolahan batang pisang untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak. Spesifikasi mesin pencacah batang pisang ini adalah menggunakan motor listrik  1 fase dengan kecepatan 1400 rpm dan daya motor 1 PK / 0,75 Kw / 220 V / 5,1 A sebagai penggerak utama mesin dengan berat 20 Kg. Diameter pulley pada motor 76,2 mm dan diameter pulley pada poros pengerak pisau 279,4 mm. Perhitungan diameter poros 25 mm.V-belt tipe A. Panjang V-belt 1106,94 mm. Ukuran rangka mesin 710 mm x 710 mm x 810 mm. Rangka menggunakan besi siku 40 mm x 40 mm x 3 mm. Mesin ini dapat mencacah batang pisang dengan diameter maksimal 180 mm. Pisau pada mesin pencacah ini berjumlah 3 buah dengan bahan stainless steel. Kata Kunci: mesin pencacah, limbah pisang, pakan fermentasi.
Penguatan Literasi Gizi dan UMKM Desa melalui Inovasi Puding Daun Kelor Kudadiri, Putri Amalia; Hasanah Khadijah; Hafidz Az-Dzikri; Ariyansyah, Muhammad; Wanto, Sugeng
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret IN PROGRESS
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kelor ( Moringa oleifera ) merupakan pangan lokal dengan kandungan gizi tinggi, namun pemanfaatannya di masyarakat pedesaan masih terbatas dan belum bernilai ekonomi optimal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi gizi serta mendorong penguatan ekonomi kreatif UMKM Desa Secanggang melalui inovasi pengolahan daun kelor menjadi puding bergizi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi dan pemaksaan langsung kepada ibu-ibu PKK sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat gizi daun kelor serta kemampuan mengolahnya menjadi produk puding yang layak dikonsumsi dan berpotensi dipasarkan. Inovasi puding daun kelor dinilai sesuai dengan kondisi masyarakat karena memanfaatkan bahan-bahan lokal yang mudah diperoleh, biaya produksi rendah, dan proses pembuatannya sederhana. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kesadaran gizi keluarga sekaligus membuka peluang usaha rumah tangga berbasis pangan lokal yang mendukung penguatan ekonomi desa kreatif.