Program ini bertujuan memberdayakan peternak bebek berbasis syariah di Desa Waluya, Kecamatan Kutawaluya, yang menghadapi permasalahan krusial berupa keterbatasan teknologi penetasan, tingginya tingkat kematian embrio, serta rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan hasil telur bebek. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas dan pendapatan peternak. Sebagai solusi, program pengabdian ini menawarkan inovasi teknologi penetasan otomatis yang efisien dan sesuai standar kesehatan ternak, disertai pelatihan pengolahan telur asin dan produk turunan bernilai ekonomi tinggi dengan prinsip syariah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi program, pelatihan penggunaan alat penetasan otomatis, pendampingan pengolahan produk, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peternak dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan guna memastikan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan daya tetas telur hingga 85%, dibandingkan metode penetasan tradisional. Selain itu, tingkat pemahaman dan keterampilan peternak meningkat dari 55% pada pre-test menjadi 85% pada post-test. Diversifikasi produk telur olahan turut memberikan dampak pada peningkatan pendapatan peternak. Penerapan prinsip syariah dalam tata kelola usaha juga menumbuhkan kesadaran akan kehalalan, keadilan, dan keberlanjutan usaha. Program ini memberikan dampak nyata bagi mitra dan berpotensi direplikasi sebagai model pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan berbasis syariah.
Copyrights © 2025