Pembelajaran sejarah dinilai sangat membosankan dikarenakan metode pengajaran yang terlalu monoton di mana guru belum memaksimalkan alternatif media pembelajaran yang efektif. Kondisi ini terjadi dalam kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran sejarah di MAN 19 Jakarta. Berangkat dari situasi tersebut diperlukan penyelesaian masalah yaitu melalui kegiatan sosialiasi yang ditargetkan kepada guru dan siswa untuk memperkenalkan media baru dalam pembelajaran sejarah. Dalam sosialisai ini kami menjadikan Novel dan Film sejarah sebagai wadah baru bagi guru untuk menghadirkan kesadaran sejarah kepada peserta didik. Pelaksanaan pengabdian ini kami aplikasikan melalui kegiatan seminar dan pengisian angket kepada guru dan siswa. Melalui kegiatan ini kami menemukan peningkatan yang signifikan di mana kesadaran sejarah peserta didik mulai terbangun yang ditunjukkan melalui sikap rasa keingintahuan yang tinggi dan gairah dalam menambah literasi sejarah tidak hanya dari buku modul sejarah.
Copyrights © 2026