Latar Belakang: Program pojok healing merupakan inovasi layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas yang mengintegrasikan terapi psikoreligius untuk menurunakn tingkat kecemasan pada orang dengan gangguan jiwa, poin kunci dari riset ini berupa model layanan mobile dan integrasi komunitas, implementasi terapi psikoreligius, hasil riset dan dampak signifikan serta strategi pelaksanaan. Tujuan: untuk mengetahui sejauhmana penerapan program pojok healing berbasis terapi psikoreligius dapat menurunkan tingkat kecemasan yang dialami oleh orang dengan gangguan jiwa. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi, Populasi dalam riset ini adalah Semua ODGJ di wilayah kerja Puskesmas Bolo yang memiliki riwayat kecemasan. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 5 partisipan. Sementara yang Menjadi Sampel adalah bagian dari populasi yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil: Tema yang ditemukan dari riset ini berupa perubahan emosi, perubahan kognitif, mekanisme koping, perubahan fungsi keluarga dan perubahan hubungan sosail. Kesimpulan: Program Pojok Healing berbasis Terapi psikoreligius dzikir sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif pada orang dengan gangguan jiwa, terlebih khusus dengan masalah halusinasi dan isolasi sosial.
Copyrights © 2026