Penelitian ini mempelajari pengaruh harga minyak kelapa sawit dunia, tingkat inflasi, dan nilai tukar rupiah terhadap perekonomian Indonesia selama periode 2021 hingga 2025. Untuk menganalisisnya, penulis menggunakan data time series dari Badan Pusat Statistik, Index Mundi, dan Bank Indonesia. Metode yang digunakan adalah regresi Ordinary Least Squares (OLS). Hasil menunjukkan bahwa harga minyak kelapa sawit berpengaruh positif dan signifikan terhadap perekonomian, dengan koefisien sebesar 0,584932 dan tingkat signifikansi 0,000. Sementara itu, inflasi berpengaruh negatif dengan koefisien -0,218745 dan nilai signifikansi 0,000, serta nilai tukar rupiah juga berpengaruh negatif dengan koefisien -1,936504 dan tingkat signifikansi 0,000. R-squared dari model adalah 0,412685, yang menunjukkan bahwa variabel-variabel dalam model mampu menjelaskan sekitar 41,27% dari perubahan perekonomian. Model ini memenuhi asumsi klasik seperti normalitas, tidak ada multikolinearitas, tidak ada heteroskedastisitas, dan tidak ada autokorelasi. Temuan ini menunjukkan bahwa kelapa sawit memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian Indonesia, tetapi juga menunjukkan bahwa perekonomian tergantung pada stabilitas inflasi dan nilai tukar rupiah.
Copyrights © 2026