Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan keamanan kerja terhadap retensi karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan administrasi Generasi Z di Surabaya. Penelitian ini didasarkan pada kerangka Social Exchange Theory yang menekankan hubungan timbal balik antara organisasi dan karyawan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 125 karyawan administrasi Generasi Z berusia 18 hingga 28 tahun dengan masa kerja minimal satu tahun. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan keamanan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Kepuasan kerja terbukti berperan penting dalam memperkuat pengaruh kompensasi dan keamanan kerja terhadap keputusan karyawan untuk bertahan di organisasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi retensi karyawan Generasi Z tidak hanya bergantung pada aspek struktural seperti imbalan finansial dan jaminan kerja, tetapi juga pada pengalaman psikologis yang tercermin dalam kepuasan kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang kebijakan retensi yang adaptif dan berkelanjutan bagi tenaga kerja Generasi Z.
Copyrights © 2026