Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pembelajaran IPAS materi system pencernaan manusia kelas V menggunkan Problem Based Lerning(PBL), SD Negri Pringapus 04 terlihat siswa kelas V kurang aktif (pasif) dalam proses pembelajaran dimana siswa terlihat kurang tertarik terhadap pembelajaran dan tidak semua siswa yang antusias ketika pembelajaran berlangsung. Hal tersebut dapat dilihat ketika pembelajaran guru memberikan pertanyaan kepada siswa dan hanya beberapa siswa yang terlihat mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan dari guru. Kemudian peneliti ingin mengetahui penerapan model PBL yang membuat siswa aktif dalam pembelajaran IPAS khususnya materi system pencernaan manusia. Selain itu peneliti juga ingin mengetahui factor apa saja yang mempengaruhi kegiatan pembelajaran di kelas V SD Negeri Pringapus 04. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dengan jumlah 15 anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode: wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Bedasarkan hasil wawancara dengan guru mengatakan bahwa model pembelajaran Problem Based Lerning (PBL) ini dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran IPAS materi system pencernaan manusia.
Copyrights © 2026