Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengenalan Makanan Tradisional dan Peningkatan Rasa Cinta Tanah Air melalui Materi Etnomatematik pada Siswa SD Negeri Genuk 01 Yogi Ageng Sri Legowo; Waskito Aji; Muhammad Muhammad; Dwi Aizah; Rio Dwi Permana
Jurnal Kemitraan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Kemitraan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/jkm.v2i4.2739

Abstract

Traditional food is a national asset. It not only serves as a source of energy for the community, but also serves as a form of food security, an economic driver, a source of healthy food, and a culture steeped in noble values. The widespread consumption of unhealthy foods by students, especially elementary school students, is one of the reasons for this outreach activity. The health issues surrounding junk food must be addressed by offering healthy alternatives, such as traditional foods. Traditional food is not only related to food, but can also be linked to ethnomathematics, where culture in the form of food is studied from a mathematical perspective. Elementary school students not only consume traditional foods but also interpret these foods in mathematical contexts, such as geometry and numbers. In this way, students will be able to visualize mathematical elements not only when reading math textbooks but also when consuming traditional foods that are part of their daily environment. Despite their traditional nature, students actually enjoy some traditional foods. This is a frequent conflict between the current generation and traditional culture. They better understand how to prepare traditional foods, appreciate the richness of local culture, and develop a love for their culture and homeland.
Analisis Pembelajaran Sistem Organ Pencernaan menggunakan Model PBL (Problem-Based Lerning) dalam Meningkatkan Keaktfian Siswa Yulia Farikhatunnisa; Waskito Aji; Muhammad
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1068

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pembelajaran IPAS materi system pencernaan manusia kelas V menggunkan Problem Based Lerning(PBL), SD Negri Pringapus 04 terlihat siswa kelas V kurang aktif (pasif) dalam proses pembelajaran dimana siswa terlihat kurang tertarik terhadap pembelajaran dan tidak semua siswa yang antusias ketika pembelajaran berlangsung. Hal tersebut dapat dilihat ketika pembelajaran guru memberikan pertanyaan kepada siswa dan hanya beberapa siswa yang terlihat mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan dari guru. Kemudian peneliti ingin mengetahui penerapan model PBL yang membuat siswa aktif dalam pembelajaran IPAS khususnya materi system pencernaan manusia. Selain itu peneliti juga ingin mengetahui factor apa saja yang mempengaruhi kegiatan pembelajaran di kelas V SD Negeri Pringapus 04. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dengan jumlah 15 anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode: wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Bedasarkan hasil wawancara dengan guru mengatakan bahwa model pembelajaran Problem Based Lerning (PBL) ini dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran IPAS materi system pencernaan manusia.
Implementasi Discovery Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas IV SD Winda Dwi Sugiyatmi; Waskito Aji; Muhammad
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran discovery learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta meningkatkan kreativitas siswa kelas IV di SD Negeri Pasekan 02 Ambarawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai proses pembelajaran yang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning mampu mendorong siswa menjadi lebih kreatif, kritis, dan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Peningkatan kreativitas siswa terlihat melalui tahapan-tahapan discovery learning yang meliputi stimulasi, pengumpulan data, pengolahan informasi, verifikasi, dan penyajian hasil. Setiap tahapan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi ide, mengembangkan pemikiran, serta mengekspresikan hasil temuan secara mandiri. Dengan demikian, model discovery learning terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa.