Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi sistem peredaran darah manusia akibat kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media SIPERAMU berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri Kuli. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian terdiri atas 50 siswa kelas V yang terbagi menjadi kelas eksperimen (25 siswa) dan kelas kontrol (25 siswa) dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,862). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen dengan rata-rata pretest sebesar 67,80 meningkat menjadi 87,20 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 60,10 menjadi 65,60. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai t hitung = 44,478 dengan Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media SIPERAMU berbasis STEM terhadap hasil belajar IPAS siswa. Kesimpulannya, penerapan media SIPERAMU berbasis STEM efektif meningkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan hasil belajar siswa pada materi sistem peredaran darah manusia di sekolah dasar.
Copyrights © 2025