Pregnancy is a long-awaited event, but some women may experience discomfort as the pregnancy progresses. One such discomfort is back pain. One way to reduce back pain is through non-pharmacological methods, one of which is Pelvic rocking. Many pregnant women have not yet received education about the importance of pelvic rocking practices to reduce back pain. To increase the knowledge and skills of pregnant women in pelvic rocking to reduce back pain. Community service will be implemented by prior preparation by collaborating with partners and determining the target of community service. Then, before the counseling begins, a pre-test will be conducted to explore the mothers' knowledge about pelvic rocking. Next, education and training on pelvic rocking will be conducted with direct demonstrations. After the pre-test, counseling and evaluation will be conducted by administering a post-test questionnaire. After the activity, which was attended by 20 pregnant women, there was an increase in knowledge and a reduction in pain scale in the majority of pregnant women who experienced back pain. There was an increase in knowledge and skills as well as a reduction in pain scale before and after pelvic rocking counseling. It is hoped that pregnant women can carry out pelvic rocking activities sustainably. Abstrak Kehamilan merupakan hal yang diharapkan akan tetapi ada beberapa yang dapat merasakan ketidaknyamanan seiring besarnya kehamilan. Salah satu ketidaknyamanan yang dirasa yaitu Nyeri punggung. Salah satu cara mengurangi nyeri punggung yaitu dengan metode non farmakologi salah satunya yaitu Pelvic rocking. Banyaknya ibu hamil yang masih belum mendapatkan edukasi tentang pentingnya praktik pelvic rocking guna mengurangi nyeri punggung. untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu hamil dalam pelvic rocking guna mengurangi nyeri punggung. Pengabdian Masyarakat dilaksanakan di Posyandu Mentari Desa Sumenad, dengan sasaran 20 orang ibu hamil yang di lakukan pada tanggal 12 Desember 2025 dengan sebelumnya melakukan persiapan dengan cara melakukan kerja sama dengan mitra dan menentukan sasaran pengabdian masyarakat. Kemudian sebelum penyuluhan dimulai, dilakukan pretest untuk menggali pengetahuan ibu mengenai pelvic rocking. Selanjutnya dilakukan edukasi dan pelatihan pelvic rocking dengan demonstrasi secara langsung. Setelah pretest dilakukan penyuluhan dan evaluasi dengan cara memberikan kuesioner posttest. Setelah dilaksanakan kegiatan yang diikuti oleh 20 orang ibu hamil ini, terjadi peningkatan pengetahuan dan pengurangan skala nyeri pada sebagian besar ibu hamil yang mengalami nyeri punggung. Terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan serta pengurangan skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan pelvic rocking. Diharapkan ibu hamil dapat melakukan kegiatan pelvic rocking yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025