Kemampuan motorik penting dipelajari dalam pelajaran pendidikan jasmani karena kemampuan gerak merupakan bagian dari ranah psikomotorik. Ada tiga komponen dasar dominan psikomotor, yaitu: domain yang bersifat jasmani (psysical), kesegaran (fitness), dan per mainan (play). Komponen bersifat jasmani terkait dengan status anatomis atau struktural. Komponen motorik berhubungan dengan kualitas gerak atau cara melakukan gerakan. Adapun unsur-unsur kemampuan motorik terdiri dari: (1) kekuatan, (2) kecepatan, (3) power, (4) ketahanan, (5) keseimbangan, (6) fleksibilitas, dan (7) koordinasi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui berpengaruh tidaknya latihan bermaian bola basket terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar siswa, untuk mengetahui sejauh mana kemampuan motorik kasar yang dimiliki dan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kefektifan dari berlatih bola basket terhadap kemampuan atau peningkatan motorik kasar para siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan populasi adalah Kepala dan wakil Kepala Sekolah, Kepala dan wakil Bagian Kurikulu m dan para Guru PJOK serta Wali kelas yang ada di SMA Negeri I Mila Kabupaten Pidie. Dengan demikian jumlah populasi seluruhnya adalah berjumlah 20 orang. Sedangka n sampel dalam penelitian merupakan total sampel artinya mengambil seluruh populasi sebagai sampel,tehnik pengumpulan data dengan menggunakan angket dan Agar yang diperoleh dalam penelitian ini data kuantitatif maka setiap butir jawaban diberi skor dalam bentuk Skala Likert yang telah dimodifkasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka dapat dismpulkan bahwa secara keseluruhan bahwa Guru PJOK telah mengembangkan motorik kasar siswa melalui pembelajaran bola basket dala m pembelajaran PJOK di SMA Negeri 1 Mila Kabupaten Pidie tahun ajaran 2021/2022.
Copyrights © 2025