Lembaga sosial khususnya panti asuhan merupakan salah satu lembaga yang wajib diperhatikan. Banyak sekali permasalah yang muncul mulai dari permasalahan internal maupun eksternal. Permasalahan internal yang ada terkait kurangnya softskill bagi anak asuh berupa kesulitan menemukan bakat maupun bidang yang diminati. Salah satu cara yang dilakukan dalam menghadapi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan terkait kewirausahaan untuk menumbuhkan ide kreatif mereka. Selain itu kurangnya pengetahuan terkait penggunaan media sosial membuat keberadaan Panti Asuhan Husnul Khotimah kurang diketahui oleh masyarakat secara luas. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian edukasi terkait digital marketing, pelatihan keiwrausahaan, pemantauan secara berkala mengenai pemanfaatan media sosial untuk branding image dan pemasaran produk. Kegiatan pelatihan ini dimulai dari tahap identifikasi permasalahan, perancangan program pelatihan, pelaksanaan pelatihan, dan tahap terakhir berupa monitoring dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menciptakan ide berwirausaha, memperluas pemasaran melalui media digital, dan dapat membangun branding untuk Panti Asuhan. Selain itu peserta juga sudah mulai merancang, ide dan strategi wirausaha untuk dilakukan di masa yang akan datang.
Copyrights © 2026