rnikahan dini merupakan salah satu masalah sosial yang dapat membawa dampak negatif bagi remaja, terutama pada aspek kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan psikososial. Di Indonesia, terutama di daerah-daerah tertentu seperti Nusa Tenggara Barat, pernikahan dini masih menjadi fenomena yang cukup tinggi. Untuk itu, dilakukan pengabdian masyarakat melalui kampanye anti-pernikahan dini berbasis kesehatan reproduksi di SMPN 4 Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja mengenai bahaya pernikahan dini serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Penyuluhan dilakukan melalui media digital interaktif berupa flipbook, yang diharapkan dapat menarik minat siswa dalam memahami materi tersebut. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai topik tersebut. Kampanye ini diharapkan dapat menjadi model edukasi preventif yang bisa diterapkan di sekolah-sekolah lain.
Copyrights © 2026