Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan pernikahan dini pada remaja. Sasaran kegiatan adalah remaja usia 16–17 tahun di SMK Taman Siswa Cabang Sukadamai Kabupaten Asahan. Edukasi diberikan menggunakan media leaflet yang disusun secara sederhana dan mudah dipahami agar pesan kesehatan dapat diterima dengan baik oleh peserta. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian pretest menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan awal remaja terkait kesehatan reproduksi dan pernikahan dini. Setelah itu, peserta diberikan edukasi melalui penjelasan materi yang didukung dengan leaflet, kemudian kegiatan diakhiri dengan pemberian posttest menggunakan kuesioner yang sama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Nilai rata-rata pengetahuan pada saat pretest sebesar 1,41 yang berada pada kategori kurang. Setelah dilakukan edukasi, nilai rata-rata pengetahuan pada posttest meningkat menjadi 2,73 dengan kategori baik. Selain itu, secara proporsional jumlah peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat secara signifikan setelah intervensi diberikan. Peningkatan pengetahuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media leaflet efektif dalam menambah pemahaman remaja mengenai risiko pernikahan dini. Diharapkan, peningkatan pengetahuan tersebut dapat menjadi dasar terbentuknya sikap dan perilaku remaja yang lebih bijak dalam menjaga kesehatan reproduksi dan menunda pernikahan hingga usia yang matang.
Copyrights © 2026