Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media interaktif berbasis permainan edukatif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar pada materi sistem pertumbuhan tanaman serta mengidentifikasi faktor‐faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA melalui empat tahap seleksi, yaitu identification, screening, eligibility, dan inclusion. Pencarian data dilakukan pada Google Scholar, ERIC, dan portal jurnal nasional dengan rentang tahun 2016–2024. Dari 54 artikel yang teridentifikasi, 15 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa media interaktif berbasis permainan edukatif terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep IPA, terutama pada materi pertumbuhan tanaman, dengan nilai N-Gain pada kategori sedang hingga tinggi (0,62–0,83). Media seperti Wordwall, permainan kuis digital, Augmented Reality (AR), dan game simulasi pertumbuhan tanaman membantu siswa memahami konsep abstrak melalui visualisasi dinamis dan interaksi langsung. Faktor yang memengaruhi efektivitas meliputi kualitas desain permainan (umpan balik instan, tantangan bertahap, visualisasi biologis), kompetensi guru dalam mengintegrasikan game dengan aktivitas belajar, serta dukungan perangkat teknologi sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan edukatif menjadi strategi pedagogis inovatif yang mampu meningkatkan pemahaman konseptual, motivasi, dan keterlibatan siswa sekolah dasar. Integrasi media game yang kontekstual, disertai peran guru sebagai fasilitator aktif, berkontribusi penting terhadap keberhasilan pembelajaran IPA sesuai arah Kurikulum Merdeka
Copyrights © 2025