Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian lokal sekaligus melestarikan produk berbasis kearifan lokal. Salah satu UMKM yang masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan usaha adalah UMKM Jumbrek Bu Karmini di Desa Paciran, Kabupaten Lamongan. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi lemahnya strategi branding, kemasan produk yang kurang menarik, keterbatasan manajemen usaha, serta belum optimalnya pemanfaatan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan daya saing produk Jumbrek melalui pendampingan branding, inovasi kemasan, penguatan manajemen usaha, serta penerapan strategi pemasaran digital. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada aspek identitas merek, kualitas kemasan, kemampuan manajemen keuangan sederhana, serta perluasan jangkauan pemasaran melalui media sosial. Dampak nyata dari pendampingan ini ditunjukkan dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kenaikan omzet penjualan harian UMKM.
Copyrights © 2026