Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Baran dengan tujuan memperoleh gambaran mengenai pengelolaan stres dan praktik healing pada ibu rumah tangga yang aktif bekerja. Kegiatan menggunakan desain asesmen awal dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sekitar 20 partisipan. Hasil menunjukkan bahwa stres yang dialami bersifat multidimensional, meliputi stres peran ganda, tekanan ekonomi, serta stres emosional dan relasional. Strategi coping yang digunakan masih bersifat spontan dengan dominasi pendekatan religius seperti berdoa dan berserah diri, serta aktivitas pengalihan perhatian melalui hiburan dan rekreasi keluarga. Pendampingan ini meningkatkan kesadaran ibu mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan melakukan self-care sebagai bagian dari ketahanan psikologis.
Copyrights © 2026