Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana modal kewirausahaan di pesantren dapat meningkatkan kemandirian santri melalui pendidikan dan kegiatan ekonomi yang dikelola pesantren. Pesantren memiliki potensi tidak hanya sebagai tempat belajar agama, tetapi juga sebagai lembaga pemberdayaan ekonomi yang menumbuhkan jiwa wirausaha santri. Modal kewirausahaan yang dimaksud tidak hanya berupa dana, tetapi juga mencakup kemampuan intelektual, moral, spiritual, serta keterampilan praktis yang diperoleh dari proses pendidikan pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan wawancara terstruktur kepada para pelaku usaha di lingkungan pesantren untuk mendapatkan informasi tentang strategi usaha, pelatihan, dan pengaruhnya terhadap kemandirian santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kewirausahaan di pesantren berperan penting dalam membentuk kemandirian ekonomi dan mental santri. Santri dilatih untuk disiplin, bertanggung jawab, hidup sederhana, dan mampu mengelola sumber daya secara produktif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa modal kewirausahaan dan kemandirian santri saling berkaitan dan menjadi dasar penting dalam menjadikan pesantren sebagai pusat pembentukan generasi muslim yang mandiri, kreatif, berdaya saing, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi umat sesuai nilai-nilai Islam.
Copyrights © 2024